Bermain Bentuk Bidang: Orang

Menemani Ibu melewati trimester pertama yang diwarnai morning sickness, membuat K tak memiliki banyak waktu bermain di luar ruangan sebagaimana yang biasanya dilakukan. Sebagai gantinya, K lebih banyak mengeksplorasi Lego, menggunting, bermain warna, maupun menempel seperti aktivitas berikut.

Usai mengenali sejumlah bentuk bidang semisal lingkaran, segitiga, persegi panjang, dan kotak, K meminta aktivitas menempel yang lebih menantang.

K (3 tahun 7 bulan) mulai tertarik untuk menyusun aneka bentuk bidang seperti yang tercantum di dalam buku kecil tentang pengenalan bentuk bidang.

“Kakak mau bikin owang (orang). Ibu ayo siapin.”
“Ayah, ayo bikin keta (kereta). Nanti Kakak yang tempel.”

Ibu pun menyiapkan persediaan aneka bentuk bidang dengan menggunting kertas serta kain flanel warna-warni.

Bilamana sedang antusias untuk mengerjakan semua hal, maka K akan berinisiatif sendiri mengambil lem, menghitung berapa bentuk bidang yang dibutuhkan, sekaligus menempelnya.

Lain ceritanya jikalau ia hanya ingin terlibat di awal permainan saja.

Setelah membantu mengambil lem, ia segera bergegas mencari aktivitas yang lain, seperti bermain peran dengan menjadi kasir supermarket, tukang kayu, dokter, guru, ilmuwan, pilot, bahkan berpura-pura menjadi petugas pemadam kebakaran!

Sisa permainan pun diambil alih oleh Ibu atau Ayah, termasuk sesi beres-beres. Sementara K mondar-mandir sibuk bermain peran. Menggemaskan bukan?

Nia Efendi

Assalamualaikum.. Kindly drop your comments, advices, ideas, or else below. Be wise please. Bunches of thanks.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*