DIY Mobil Polisi

Prakarya berikut yang kami buat bersama K adalah bagian dari proses belajar untuk mengenal warna. Pada kesempatan kali ini warna yang dicampurkan adalah hitam dan putih. Bagaimana hasilnya? Yuk, baca ceritanya!

 

Pensil warna yang belakangan ini digunakan oleh K (3 tahun 4 bulan) entah sudah berapa kali patah akibat terlalu sering dipakai dan diserut berulang kali.

Ya, K sangat gemar mencoba perpaduan warna yang diinginkannya menggunakan pensil warna dan buku kecilnya.

Dari halaman pertama hingga terakhir sudah dipastikan tak ada lembar kosong satupun.

“Ibu, tolong cayi yang kosong. Kakak mau gambal sapi.”
“Ayah, ayo gambal ikan. Tolong cayi yang kosong ya!”

Bagaimana mungkin ada halaman yang kosong?

Semuanya telah diisi oleh coretan-coretan K, gambar-gambar abstrak, stempel warna-warni, hingga tulisan maupun hasil gambar kami yang diminta oleh K.

Untuk mengakalinya, kami menumpuk coretan-coretan yang lama dengan gambar yang baru. Haha.

Demi memenuhi rasa ingin tahunya tentang pencampuran warna maka dibuatlah mobil polisi dari stik es krim.

Setelah sebelumnya kami membuat mobil dengan bahan yang sama, namun dengan warna cat yang berbeda.

Artikel sejenis: DIY Mobil Stik Es Krim

Mobil polisi berwarna abu-abu ini adalah hasil pencampuran warna hitam dan putih.

Mulanya, Ibu membuat mobilnya terlebih dahulu memanfaatkan stik es krim, kain flanel, serta kancing baju.

Setelah semua perekat mengering maka dilanjutkan dengan proses pewarnaan yang dilakukan oleh K.

“Ibu, mobilnya walna apa?”
“Abu-abu, Kak.”
“Hitam sama putih jadinya abu-abu, Ibu?”
“Betul!”

Dialog seperti itu mewarnai proses pewarnaan, menggunakan kuas kecil di tangannya, K mencampur cat warna hitam dan putih dengan hati-hati.

Tak berapa lama cat mengering dan mobil siap dimainkan, mudah bukan?

Nia Efendi

Assalamualaikum.. Kindly drop your comments, advices, ideas, or else below. Be wise please. Bunches of thanks.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*