DIY Bola-bola Aneka Warna

Melihat minat K yang begitu antusias belajar mengenai warna, permainan berikut ini mencoba menjawab rasa penasarannya akan pencampuran warna.

 

Entah sudah berapa halaman kertas bekas maupun buku gambarnya yang dipenuhi coretan aneka pensil warna, krayon, spidol, maupun cat akrilik.

K (3 tahun 3 bulan) tak bosan-bosannya mencoba mencampurkan warna dengan caranya sendiri, sebagaimana deretan krayon yang dia tonton dalam acara “Color Crew” manakala screen time tiba.

“Ibu, meyah sama hijau jadinya apa?”
“Cokelat, Kak.”

“Kalau biyu sama kuning jadi apa, Ibu?”
“Hmmm…Kalau itu jadi hijau.”

“Ayah, hitam sama kuning jadi apa?”
“Kayaknya jadi hitam, Kak. Nanti dicoba bareng ya!”

Demikian halnya dengan permainan berikut.

Hanya berbekal tepung tapioka, pewarna makanan, minyak goreng, serta air K langsung larut dalam permainan mencampur warna.

Warna apa saja yang berhasil kami campurkan bersama?

1. Ungu

Warna merah dan biru bila dicampurkan akan menghasilkan warna baru yakni ungu.

Tak terhitung berapa kali K meminta kami untuk mencoba mencampurkan krayon berwarna merah dan biru.

“Ibu, meyah apa?”
“Red, Kakak.”

2. Cokelat

Pencampuran warna kedua ini sudah pernah kami saksikan sebelumnya di acara “Color Crew” sehingga kami tinggal menconteknya saja, tidak meraba-raba warna baru yang akan dihasilkan.

K mengambil pewarna makanan merah dan hijau, setelah diaduk sesaat kemudian bercampur menjadi warna cokelat.

Dengan tangan belepotan tepung, K terlihat senang sekali mengaduk, meremas, dan melemparkan adonan di atas loyang.

3. Oranye

Warna ketiga ini juga masuk ke dalam daftar warna yang paling sering kami buat.

Ketika menunjukkan minat pada bahasa Inggris, K mulai meminta kami untuk menyebutkannya dalam bahasa Inggris pula.

“Ayah, oens apa?”
“Oranye ya? Itu bahasa Inggrisnya orange.”

“Yed sama yellou jadinya oens, Ayah?”
“Ya, betul!”

Mengingat masih belum sempurna melafalkan kata oranye dan orange, K menyebutkan kedua kata tersebut dengan nada yang terdengar sama “oens”. Haha.

4. Hijau

Selanjutnya warna hijau, yang dibuat dengan mencampurkan warna biru dan kuning.

“Hijau…Giiiin!”
“Biyu sama kuning jadinya hijau.”
“Biyu itu bulu. Kuning itu yellou. Bulu sama yellou jadinya gin.”

Begitu kira-kira celoteh K ketika kami sedang membuat adonan. Dia akan bermonolog dengan menyebutkan masing-masing warna dalam dua bahasa.

Mengasyikkan bukan?

Nia Efendi

Assalamualaikum.. Kindly drop your comments, advices, ideas, or else below. Be wise please. Bunches of thanks.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*