Sup Kembang Tahu

Kacang kedelai sebagai salah satu sumber protein nabati telah banyak diolah dalam beragam varian. Sebut saja tempe, tahu, dan tofu yang paling sering menghiasi menu MP-ASI.

 

 

Bentuk lain dari olahan kacang kedelai adalah kembang tahu. Produk ini jamak dijumpai dalam makanan khas Solo yakni Sup Timlo yang begitu menghangatkan di kala musim hujan begini.

Ah, membayangkannya saja sudah memicu air liur menetes. Slurp..!

Bila membelinya di supermarket, kembang tahu yang aku temui biasanya dalam bentuk lembaran tipis dengan ukuran besar dan dibungkus plastik berukuran jumbo.

Teksturnya ada yang lentur sehingga mudah digulung, dilipat, dan dipotong sesuai kebutuhan, pas untuk membungkus siomay.

Lainnya, ada yang bertekstur kaku. Kalau tipe kaku seperti itu biasanya langsung aku potong-potong dan dimasukkan kedalam campuran sup.

Terus terang, kembang tahu belum banyak aku eksplorasi. Pernah suatu kali membuat siomay ayam yang dibungkus dengan kembang tahu. Alhamdulillah K (24 bulan) dan ayahnya menyukainya.

Artikel sejenis: Siomay Ayam Kembang Tahu

Ketika diproses dengan cara mengukus, rasa asin yang melekat di kembang tahu masih sangat terasa.

Jadi, sebaiknya penggunaan garam dikurangi agar hasil masakan tak terlalu asin.

Lain halnya saat dimasukkan kedalam sup seperti resep berikut ini, rasa asinnya seakan menghilang dan berbaur dengan bahan lainnya.

Ayo simak dan catat resepnya ya!

IMG_7270

Sup Kembang Tahu
(Resep hasil modifikasi sendiri, ukuran bahan berdasarkan perkiraan)

 

Bahan:
• 200 gram daging ayam tanpa tulang, iris kecil
• 1/4 kg telur puyuh, rebus dan kupas kulitnya
• 1/4 cakar ayam
• 1 butir bawang bombay ukuran sedang, cincang
• 3 siung bawang putih, cincang
• Segenggam baby buncis, iris
• 1 buah wortel ukuran sedang
• 1/2 lembar kembang tahu, potong kotak seperti kulit siomay lalu gunting memanjang
• 1 sendok teh merica hitam, tumbuk kasar
• 2 batang daun bawang ukuran kecil
• 2 batang daun seledri ukuran kecil
• Garam secukupnya

 

Proses memasak:

1. Rebus cakar ayam dan cincangan daging ayam dengan sedikit air, cukup hanya sampai terendam saja, masak hingga kotoran keluar. Cuci panci, cakar ayam, dan daging ayam hingga bersih dari kotoran, lalu rebus kembali dengan air baru.

2. Tumis bawang putih dan bawang bombay, masukkan kedalam panci untuk merebus ayam.

3. Bila cakar ayam sudah empuk dan daging ayam matang, masukkan wortel. Masak hingga sedikit empuk.

4. Masukkan baby buncis, telur puyuh, bumbui dengan merica hitam, dan garam secukupnya.

5. Terakhir, tambahkan potongan kembang tahu, daun bawang, daun seledri. Masak sebentar sampai kembang tahu matang (tektur lebih lunak. Angkat dan sajikan hangat.

IMG_7276

“Bubi…Bubi…Uah (kuah)…Uah (kuah)…” K menunjuk semangkuk sup yang baru matang dan akan dipotret ibunya.
“Iya, K. Tunggu ya, Ibu fotoin kuahnya dulu.”
“Bubi…Mamam…Mamam….”

Setelah berhasil memotret secepat kilat dengan kamera handphone, K langsung mengambil alih mangkuk dan duduk di depannya. Alhamdulillah ludes. Haha.

Ada yang memiliki resep masakan berbahan kembang tahu? Ayo ceritakan dan bagi di sini ya!

Nia Efendi

Assalamualaikum.. Kindly drop your comments, advices, ideas, or else below. Be wise please. Bunches of thanks.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*