Melatih “Pincer Grasp”

Meraih benda dengan tangan mungilnya pada dasarnya dimulai saat bayi dilahirkan.

Begitu penglihatannya berangsur sempurna, bayi akan menunjukkan ketertarikan meraih mainan yang berada di depannya.

Kemampuan ini, sebagai salah satu tahapan penting dalam proses tumbuh kembangnya, haruslah distimulasi secara perlahan-lahan dan terus-menerus.

Mengapa? Meraih atau memegang benda adalah titik awal perjalanannya dimulai agar ia bisa belajar makan sendiri, menggosok gigi, menulis, menggambar, mewarnai, membaca, dan lain sebagainya.

Alhamdulillah K bertumbuh dan berkembang sesuai dengan tahapan umurnya.

Sejak pertama kali dilatih tummy time sekitar umur 3,5 bulan dia senang sekali dan mencoba meraih mainan yang kami taruh di depannya.

Berangsur-angsur kemudian K mulai meraih benda dengan tangannya, memainkannya, menjatuhkannya, memukul-mukul, dan layaknya bayi yang senang sekali memasukkan apapun kedalam mulutnya, dia akan memakan atau menjilat mainannya.

Favoritnya tentu saja menjilati jari tangannya sendiri. Hehe.

Berlanjut kemudian ketika dia berusia 11 bulan dimana K mulai tertarik untuk memegang sendok dan piring/mangkuk sendiri saat makan.

Setelah puas menepuk-nepuk mangkuk/piring dengan sendok di tangannya, apalagi kalau bukan melempar dan membantingnya ke lantai sambil tertawa kegirangan.

“When your baby is 15 months, she may enjoy stacking bricks in a tower and banging things together.”

 Hmm…bener banget ini. K senang sekali menumpuk loyang maupun wadah makan aneka bentuk, kardus kecil, buku-buku, dan mainannya.

Ketika dia mendengar suara benda yang dijatuhkannya atau dibenturkannya, dia kaget lalu tertawa, kemudian diulangi terus-menerus.

“By the time your baby is two years old, she’ll be able to pick up tiny objects easily and place them back down again, carefully and precisely. She may enjoy playing with shape-sorting toys and simple jigsaws. Her artistic side will come out, too, so she’ll hold a crayon or pencil and enjoy scribbling.”

Saat ini K berusia 16 bulan 24 hari dan kemampuannya untuk menjumput benda dengan jarinya semakin bagus.

Dia senang memutar roda mobil mainannya yang berukuran kecil, memegang mata boneka walrus-nya, dan setiap kali aku siapkan biji-bijian dalam aktivitas sensory play bisa heboh ke sana kemari memunguti biji-bijian yang jatuh ke lantai.

Dan tentu saja dengan sigap membantu ibunya menyapu lantai dengan sapu kecilnya. Ah…berguna banget ya mengenalkannya pada keterampilan hidup menyapu. Haha.

P1070645

Memanfaatkan bahan yang ada di rumah, aku bikin permainan sensori untuk melatih pincer grasp agar K semakin mahir menjumput benda-benda kecil dengan jarinya.

Secara tak langsung juga membuat kemampuannya memegang sendok saat makan menjadi lebih baik lagi. Setiap kali K melihatku menyiapkan bahan-bahan, dia mengekor di belakangku dan mencoba untuk terlibat.

“K…Hari ini mainan biji-bijian ya. Ini Ibu siapkan biji ketumbar, kacang hijau, beras putih, beras jagung, dan tepung.”

(K mendekat dan mencoba meraih bahan-bahan yang aku siapkan)

“Asyiiiiik…..” seru K kalau saja dia sudah bisa ngomong.

Beberapa saat kemudian tanpa aba-aba K langsung memainkannya.

Dia mulai menuang, mengaduk-aduk, menjumput dengan jarinya, memindahkan ke wadah lainnya dengan jarinya maupun dengan sendok, mencampur beberapa bahan, menepuk-nepuk tepung hingga bertebaran di udara, dan menempelkan ke wajahnya.

Lalu….tumpah semua ke lantai sambil tertawa kegirangan! Hahaha.

 

Melatih “Pincer Grasp”

Bahan:

Tepung tapioka

Bumbu dapur/bahan masakan dalam bentuk biji-bijian (aku pakai biji ketumbar, kacang hijau, beras putih, beras jagung)

Wadah plastik

Sendok bebek plastik

 

Proses membuat:

  1. Masukkan bahan-bahan kedalam wadah plastik. Sebaiknya diisi secara bertahap, kalau bahan sudah habis karena tumpah, baru diisi lagi.
  2. Biarkan anak mengeksplorasi sesukanya.

 

Referensi:

Baby Centre

Nia Efendi

Assalamualaikum.. Kindly drop your comments, advices, ideas, or else below. Be wise please. Bunches of thanks.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*